UTS di Bulan Ramadan, Semangat Mahasiswa Tetap Menyala

Lamongan – Pelaksanaan Ujian Tengah Semester (UTS) Kampus yang berlangsung mulai Selasa, 24 Februari hingga Senin, 2 Maret, menghadirkan suasana berbeda dibandingkan biasanya. Ujian kali ini bertepatan dengan bulan suci Ramadan, sehingga mahasiswa menjalani rangkaian evaluasi akademik di tengah ibadah puasa. Meski demikian, semangat dan antusiasme mahasiswa tetap terlihat dalam mengikuti ujian di kelas masing-masing sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

UTS merupakan agenda rutin akademik sebagai bentuk evaluasi pembelajaran selama setengah semester. Namun, pelaksanaan di bulan Ramadan memberikan dinamika tersendiri. Sejak pagi hari, mahasiswa sudah bersiap mengikuti ujian dengan kondisi berpuasa. Suasana kampus tetap kondusif dan tertib, meskipun ritme aktivitas terasa lebih tenang dan khidmat.

Strategi Belajar di Tengah Ibadah Puasa

Beberapa mahasiswa mengaku harus mengatur strategi belajar yang berbeda selama Ramadan. Waktu malam dimanfaatkan secara optimal untuk murojaah dan memperdalam materi, sementara siang hari difokuskan untuk menjaga stamina agar tetap prima saat mengerjakan soal. Tantangan menahan lapar dan dahaga tidak menyurutkan keseriusan mereka dalam menyelesaikan setiap mata kuliah yang diujikan.

Secara teknis, pelaksanaan UTS tetap berjalan sebagaimana mestinya. Ujian dilaksanakan di kelas masing-masing dengan pengawasan dosen pengampu atau pengawas yang telah ditugaskan. Pihak kampus juga memastikan jadwal tersusun secara proporsional agar tidak terlalu membebani mahasiswa dalam satu hari yang sama.

Ujian Akademik dan Latihan Kesabaran

Momentum UTS di bulan Ramadan ini menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Selain melatih kemampuan akademik, situasi ini juga mengajarkan nilai kedisiplinan, kesabaran, dan manajemen waktu. Puasa bukan menjadi penghalang untuk berprestasi, melainkan dorongan untuk membuktikan bahwa komitmen belajar tetap dapat dijaga dalam kondisi apa pun.

Dengan berakhirnya rangkaian UTS pada 2 Maret mendatang, diharapkan seluruh mahasiswa mampu meraih hasil terbaik sesuai usaha yang telah dilakukan. Lebih dari sekadar evaluasi nilai, pelaksanaan ujian di bulan Ramadan ini menjadi cerminan bahwa semangat menuntut ilmu dapat berjalan seiring dengan penguatan spiritualitas.

Jawaban
Rahmat Syukur (Mahasiswa semester 6)
Alhamdulillah di tengah-tengah uts juga melaksanakan ibadah puasa perasaan saya bahagia karena di tengah-tengah ujian ini saya tetap menjalankan ibadah puasa sehingga dengan ibadah ini bisa memberikan nilai positif untuk diri pribadi dan mahasiswa lainnya
aitu bagaimana kita tetap menjaga kesehatan tubuh, karena akhir-akhir ini cuaca kurang baik sehingga trkdang menjaga kesehatan ini yang susah dijaga
Tetap semangat uts nya bahwa puasa itu bukan suatu halangan tapi satu nilai plus untuk menambah nilai kebaikan untuk semuanya