Hari Terakhir OSMABA 2025: Fun Game dan Final MFQ

Hari terakhir OSMABA 2025 diisi dengan berbagai kegiatan menarik, termasuk perlombaan Fun Game dan final MFQ. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan semangat dan kekompakan antar mahasiswa baru.

Pada pagi hari, perlombaan Fun Game digelar dengan dua jenis lomba, yaitu estafet sarung dan estafet mahfudzot. Perlombaan ini diikuti oleh regu-regu yang terdiri dari mahasiswa baru, dengan pembagian regu berdasarkan gender. Estafet sarung terdiri dari dua tahap, yaitu regu bergandengan tangan dan menjalankan sarung hingga titik yang ditentukan, kemudian membentangkan sarung dan meletakkan gelas air di atasnya untuk diangkat ke tempat yang ditentukan.

Sementara itu, estafet mahfudzot terdiri dari tiga tahap, yaitu salah satu anggota regu diberikan mahfudzot untuk dihafalkan dan disampaikan ke anggota lainnya dengan menggunakan baju hingga rapi, kemudian anggota lainnya berjalan jongkok dengan beralaskan paving hingga titik yang ditentukan dan menyampaikan mahfudzot, serta memindahkan biji kacang hijau ke dalam gelas.

Setelah perlombaan Fun Game, final MFQ digelar pada siang hari. Kegiatan ini diikuti oleh peserta yang telah lolos seleksi sebelumnya.

Pada sore hari, kegiatan OSMABA 2025 ditutup dengan penutupan dan pembagian hadiah. Dalam sambutannya, Ustadz Piet Hizbullah Khaidir, MA. memberikan pesan kepada mahasiswa baru untuk selalu fokus menuntut ilmu dan memperbanyak membaca dan belajar. Beliau menekankan bahwa dengan fokus dan giat belajar, mahasiswa baru akan sukses di masa depan.

“Antum itu fokus aja, jangan tengok kanan jangan tengok kiri, tapi bukan pakai kacamata kuda. Ketika antum sudah memutuskan masuk STIQSI, antum perbanyak membaca dan mendalami ilmu. Membaca, bertanya, belajar. Dan fokus menjalankan pengabdian,” jelas Ustadz Piet.

Beliau juga menambahkan bahwa jika mahasiswa baru fokus dan giat belajar, mereka tidak akan merasa tidak puas atau menyesal belajar di STIQSI. Dengan didikan ustadz dan ustadzah, insyaallah mereka akan berhasil kelak.

Sebelum menutup sambutannya, Ustadz Piet mendoakan seluruh mahasiswa STIQSI semoga semuanya menjadi orang sukses baik secara lahir dan batin. Beliau menggunakan istilah Muflih untuk menunjukkan kesuksesan yang biasanya dipakai oleh Ustadz Drs. K. H. Muhammad Dawam Sholeh.

Reporter : Abdulida Avant S. S

Editor : Emilia Rachmawati