Selenggarakan pendampingan akreditasi PTKIS di Jawa Timur: Konsorsium LPM Kopertais IV respon perubahan regulasi terbaru

Menyikapi perubahan dalam standar dan regulasi akreditasi pendidikan tinggi, Kopertais Wilayah IV Surabaya mengambil langkah proaktif untuk membantu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di wilayahnya agar mampu beradaptasi dan terus meningkatkan kualitas.

Melalui program ini, dilakukan pemetaan status akreditasi program studi dan institusi PTKIS, sehingga dapat diketahui PTKIS mana saja yang memerlukan percepatan akreditasi segera. Kopertais Wilayah IV Surabaya juga menegaskan komitmennya untuk mendukung tercapainya rencana jangka panjang, yakni mewujudkan semua perguruan tinggi di wilayahnya meraih akreditasi Unggul.

Langkah Proaktif Menuju Akreditasi Unggul

Menurut Ustazah Anisa, kegiatan ini sangat membantu dalam proses pemetaan akreditasi. “Dengan mengikuti kegiatan ini, jadi lebih mudah dalam memetakan status akreditasi sekaligus mengetahui solusi-solusi teknis terkait akreditasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Bu Dina menyampaikan apresiasinya karena kegiatan ini juga menghadirkan forum kebersamaan. “Dengan berkumpulnya seluruh perwakilan kampus se-Jawa Timur, kita bisa saling berbagi pengalaman, bertukar ide, dan mendapatkan strategi dalam menghadapi berbagai permasalahan yang terjadi di kampus masing-masing,” ujarnya.

Suara Peserta dan Harapan ke Depan

Dalam sesi wawancara, Maryam Qodarin, M.Sc., perwakilan pengurus Konsorsium LPM Kopertais IV, menegaskan pentingnya forum ini terkait regulasi terbaru. “Banyak pertanyaan-pertanyaan yang akhirnya terjawab dengan adanya acara ini,” jelasnya, merujuk pada Permendiktisaintek Nomor 53 Tahun 2025 tentang Standar Mutu Pendidikan Tinggi.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh PTKIS di bawah koordinasi Kopertais Wilayah IV Surabaya semakin siap menghadapi perubahan regulasi akreditasi. Sinergi, pemetaan yang tepat, serta komitmen bersama menjadi kunci untuk mewujudkan perguruan tinggi Islam swasta yang tidak hanya terakreditasi Unggul, tetapi juga berdaya saing dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan tinggi keagamaan Islam di Indonesia.

Reporter: Rosydina Robi’aqolbi
Editor: Nur Islamiyah