Qira’at al-Kutub: Upaya STIQSI Membangun Tradisi Keilmuan Berbasis Tafsir Klasik

Bagian Bahasa STIQSI Lamongan telah menyelenggarakan program rutin bertajuk Qira’at al-Kutub setiap Selasa malam setelah dzikir bersama. Kegiatan ini dipandu oleh al-Ustadz Piet Hizbullah Khaidir dan al-Ustadz Fajar Islami, serta diikuti oleh seluruh mahasiswa aktif STIQSI.

Qira’at al-Kutub bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membaca dan memahami kitab-kitab tafsir klasik. Kitab yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Tafsir al-Mīzān dan Tafsir al-Sa‘di. Program ini menjadi bagian dari upaya membangun budaya literasi keislaman yang kuat di kalangan mahasiswa.

Setelah dzikir selesai, dua nama mahasiswa dipilih secara acak oleh bagian bahasa untuk membaca paragraf tafsir yang telah ditentukan pada minggu sebelumnya. Bacaan dilakukan langsung dari teks tanpa harakat, dilanjutkan dengan penjelasan isi paragraf yang dibaca.

Kegiatan ini juga disertai sesi tanya jawab yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk memperdalam pemahaman mereka terhadap isi kitab. Sebelum kegiatan berakhir, pembimbing memberikan penjelasan tambahan sekaligus motivasi agar mahasiswa semakin semangat dalam mendalami ilmu-ilmu keislaman melalui literatur primer.

Qira’at al-Kutub direncanakan menjadi program berkelanjutan dari Bagian Bahasa, dengan harapan dapat membentuk karakter mahasiswa yang memiliki kedalaman ilmu, keterampilan bahasa Arab, serta komitmen terhadap tradisi keilmuan Islam.

Reporter : Nor Sabilah
Editor : Nur Islamiyah