LKPD Kenalkan Layanan Digital Kampus kepada Mahasiswa Baru STIQSI

Lamongan – Rangkaian kegiatan Orientasi Studi Mahasiswa Baru (OSMABA) STIQSI Tahun Akademik 2026/2027 berlanjut dengan penyampaian materi ketujuh bertajuk “Lembaga Komputer dan Pusat Data (LKPD)” yang disampaikan oleh Ustadz Hendra Susanto, S.T., pada Rabu (8/7). Melalui materi ini, mahasiswa baru diperkenalkan dengan peran LKPD sebagai pengelola layanan teknologi informasi sekaligus pentingnya membangun budaya literasi digital dan keamanan data di lingkungan kampus.

Mengenal Peran LKPD dalam Layanan Digital Kampus

Mengawali materi, Ustadz Hendra mengajak peserta berdiskusi mengenai penggunaan berbagai aplikasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Dari diskusi tersebut dijelaskan bahwa aktivitas digital tidak terlepas dari pengelolaan data yang menjadi dasar lahirnya informasi berkualitas sebagai pendukung berbagai pengambilan keputusan.

Memasuki pembahasan inti, beliau menjelaskan bahwa Lembaga Komputer dan Pusat Data (LKPD) merupakan unit yang bertanggung jawab mengelola dan memastikan seluruh layanan teknologi informasi di STIQSI berjalan secara optimal, aman, dan berkelanjutan.

LKPD memiliki ruang lingkup layanan yang mencakup infrastruktur teknologi informasi, sistem informasi, jaringan internet, laboratorium komputer, email kampus, hingga keamanan data. Seluruh layanan tersebut menjadi penunjang utama aktivitas akademik, mulai dari akses SIAKAD, email resmi mahasiswa, hingga berbagai layanan digital kampus lainnya.

Menumbuhkan Kesadaran Keamanan Data

Selain memperkenalkan layanan LKPD, pemateri juga menekankan pentingnya menjaga keamanan data sebagai tanggung jawab bersama. Mahasiswa diimbau untuk menggunakan kata sandi yang kuat, mengaktifkan autentikasi dua faktor (Two-Factor Authentication/2FA), serta menjaga kerahasiaan akun agar terhindar dari berbagai bentuk ancaman siber.

Beliau juga mengingatkan peserta agar selalu bersikap kritis terhadap informasi yang beredar, khususnya melalui media digital dan aplikasi perpesanan. Nilai tersebut dikaitkan dengan firman Allah Swt. dalam Surah Al-Hujurat ayat 6 yang mengajarkan pentingnya melakukan tabayun atau verifikasi sebelum mempercayai maupun menyebarkan suatu informasi.

Mendukung Transformasi Digital STIQSI

Pada akhir sesi, Ustadz Hendra memaparkan berbagai tantangan transformasi digital di STIQSI beserta prioritas pengembangan layanan LKPD, seperti penguatan sistem informasi akademik, pengembangan website jurnal, repositori skripsi, serta berbagai layanan digital lainnya guna mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui materi ini, mahasiswa baru diharapkan semakin memahami peran strategis LKPD dalam mendukung layanan akademik sekaligus memiliki kesadaran untuk memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.

Reporter: Nasmah Mu’thiah Hayy
Editor: Muhammad Rifqi Al Hanif