Besok, Qur’anicons 2025 Digelar: 73 Peserta Luar dan Dalam Negeri Siap Ikuti Konferensi Internasional

Qur’anicons 2025 akan resmi digelar besok, 25 September 2025, oleh Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains Al-Ishlah (STIQSI) Lamongan. Acara internasional ini mengusung tema “The Study of the Qur’an on the Perspective of Natural Science and Social Humaniora” dan akan dilaksanakan secara hybrid, yakni online maupun offline.

Konferensi akan diawali dengan sambutan dari Dr. Piet Hizbullah Khaidir, S.Ag., MA. selaku perwakilan STIQSI. Selain itu, jajaran pemateri yang akan mengisi adalah tokoh akademisi ternama, antara lain Dr. Azhar Ibrahim (NUS, Singapura), Prof. Dr. H. Moh. Asror Yusuf, M.Ag* (UIN Syekh Wasil, Kediri), Prof. Agus Purwanto, D.Sc (ITS, Surabaya), dan Andri Nirwana, AN, M.Th.I., Ph.D (UMS, Surakarta).

Antusias Peserta Capai 73 Orang

Hingga sehari menjelang pelaksanaan, tercatat ada 73 peserta yang siap berpartisipasi dalam Qur’anicons 2025. Rinciannya adalah 49 peserta online, 13 peserta offline dari STIQSI, serta 11 peserta offline non-STIQSI. Jumlah ini menunjukkan antusiasme yang tinggi, baik dari kalangan internal kampus maupun masyarakat luas.

Kehadiran peserta dari beragam latar belakang diharapkan dapat memperkaya diskusi ilmiah selama konferensi berlangsung. Tidak hanya menjadi forum akademik, Qur’anicons juga diharapkan menjadi ruang pertemuan gagasan lintas ilmu yang berpijak pada perspektif Al-Qur’an.

Panitia Matangkan Persiapan

Demi kelancaran pelaksanaan, panitia telah menyiapkan serangkaian persiapan sejak jauh hari. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain ijtima mingguan, ijtima khusus Qur’anicons, pembagian jobdesc pembina, hingga technical meeting melalui Zoom Meeting. Semua ini dilakukan agar acara berjalan sesuai rencana.

Selain itu, keikutsertaan ORMAWA dalam penjemputan pemateri dan dukungan penuh mahasiswa STIQSI dalam mengikuti konferensi semakin memperkuat kesiapan panitia. Dengan kerja sama tersebut, Qur’anicons 2025 diyakini akan menjadi ajang bergengsi yang membawa semangat kolaborasi dan kontribusi nyata dalam pengembangan sains berbasis Al-Qur’an.

Reporter: Ananda Maulana Tegar Renaldi

Editor: Lutfiya Nurmayanti