Silaturahmi dengan Wali Mahasiswa sebagai ajang untuk menyatukan Visi dan Misi STIQSI

Di tengah kesibukan para wali mahasiswa, mereka menyempatkan datang untuk hadir dalam acara pertemuan silaturahmi dengan para pembina Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains (STIQSI). Antusiasme tersebut dibuktikan dengan kehadiran para wali tersebut yang berasal dari berbagai daerah. Dalam acara yang juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina STIQSI Drs. KH. M. Dawam Saleh, Wakil Ketua Dewan Pembina Drs. H. Agus Salim, M.Pd.I, Ketua Badan Penyelenggara Ustd. Ahmad Thohir dan Ketua STIQSI Dr. Piet Hizbullah Khaidir, M.A.

Pertemuan tersebut, diawali dengan sambutan K.H. Drs. Dawam Shaleh yang menyampaikan bahwa

أَحِبُّوْا الْعِلْمَ وَالْعَمَلَ وَالْعِبَادَةَ يَأْتِكُمُ الدُّنْيَا وَلَا تُحِبُّوْا الدُّنْيَا فَإِنَّ حُبَّ الدُّنْيَا رَأْسُ كُلِّ خَطِيْئَةٍ

Beliau menyampaikan pentingnya mencintai ilmu, amal dan ibadah dan pentingnya menjauhi kecintaan pada dunia. Karena kecintaan pada dunia adalah pangkal dari segala kesalahan.

            Sambutan kedua disampaikan oleh ustd. Piet Hizbullah Khaidir. Beliau menyampaikan visi serta misi STIQSI Lamongan. Visi STIQSI Lamongan adalah “Menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sains yang unggul dan integratif berlandaskan nilai-nilai pesantren”. Kalimat “Unggul” mempunyai maksud unggul dalam pengabdian dengan ikhlas. Dan keikhlasan ini merupakan pilar sejati untuk mencapai keberkahan. Selain hal tersebut, unggul juga mempunyai makna unggul dalam keislaman dan keilmuan. Sejalan dengan hal tersebut visi dari STIQSI adalah “Integratif”, yaitu mampu mengintegrasikan keilmuan Al-Qur’an dan keilmuan Sains. Sedangkan berbasis pesantren diartikan bahwa Pondok Pesantren Al-Ishlah mempunyai enam nilai pendidikan yaitu: Keikhlasan, Kesederhanaan, Kemandirian, Ukhuwah Islamiyyah, Kebebasan dan Taat Syariah. Adapun misi STIQSI Lamongan adalah 1) Menjadi kampus yang unggul dalam bidang Al-Qur’an dan Sains yang integratif 2) Mencetak sarjana muslim berbudi luhur yang mampu membaca, mengkaji, meneliti, memahami dan mengamalkan integrasi Al-Qur’an dan sains 3) Mencetak sarjana muslim yang kompeten mengembangkan integrasi Al-Qur’an dan sains berlandaskan keadaban dan nilai-nilai pesantren.

Sambutan Dr. Piet Hizbullah Khaidir, M.A.

            Dalam acara tersebut, beberapa wali mahasiswa juga menyampaikan rasa senang dan rasa bangganya bahwa putra dan putrinya mampu melanjutkan pendidikan di STIQSI Lamongan sekaligus mengabdi di Pondok Pesantren Al-Ishlah. Bahkan, salah satu wali mahasiswa juga menyampaikan bahwa mereka ikhlas jika putrinya mengabdikan dirinya selamanya di Pondok Pesantren Al-Ishlah.

            Selain sambutan dari para pembina STIQSI Lamongan dan juga acara tanya jawab, terdapat juga acara pembacaan Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi. Indeks Prestasi tertinggi semester 1 diraih oleh Muhammad Shofwan Taqiyuddin dengan IP 3,8. Kemudian Indeks Prestasi tertinggi semester 3 diraih oleh Imelda Rudin Prastika dengan IP 3,84. Indeks Prestasi tertinggi semester 5 diraih oleh Aida Ayu Lestari dengan IP 3,75. Indeks Prestasi tertinggi semester 7 diraih oleh Labib Hafiz Zada Hermanto dengan IP 3,92. Sedangkan untuk Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi diraih oleh  Muhammad Shofwan Taqiyuddin dengan IPK 3,8

            Mahasiswa dan mahasiswi STIQSI tidak hanya sukses dalam prestasi akademik saja, mereka  juga sukses dalam kegiatan non akademik. Beberapa prestasi mahasiswa di antaranya: Juara nasional dan  International pencak silat, Outstanding delegate di Asia World Model United Nation III, Invited speaker sixth Biennial SUNY Binghamton Graduate Student Conference, menjuarai lomba MTQ tingkat kabupaten Lamongan, juara nasional lomba kultum pada acara fair competition of KPI 2020, Girl Ambassador for peace Jawa Timur, Peraih medali perunggu Olimpiade Sains Mahasiswa (OSM) Pelatihan Olimpiade Sains Indonesia (POSI), Penyair terpilih dan penulis terpilih dalam beberapa event nasional serta finalis Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional.

            Dengan adanya kegiatan silaturami ini, semoga dapat mempererat hubungan wali mahasiswa dengan sivitas akademika STIQSI serta dapat menyatukan visi dan misi STIQSI dengan wali mahasiswa.

(Anisa Jaya Rahmawati)