DAARUL ARQOM Dan BAKTI SOSIAL STIQSI 2022

Di bulan yang penuh berkah ini, BEM STIQSI bagian eksternal mengadakan agenda yang diberi nama “Daarul Arqom dan Bakti Sosial”. Kegiatan Daarul Arqom serta Bakti Sosial ini dilaksanakan di MI Muhammadiyah 10 Cumpleng pada hati Jum’at, tanggal 15 April 2022 sampai 21 April 2022.

            Acara tersebut disambut hangat serta penuh semangat oleh anak-anak MI Muhammadiyah 10 cumpleng. Mereka sangat antusias dalam pembukaan kegiatan ini. Acara pembukaan dipandu oleh Aida Ayu Lestari selaku pembawa acara serta ketua bagian eksternal BEM STIQSI. Selanjutnya untuk sambutan disampaikan oleh al-ustadz M. Arwani Rofi’i selaku pendamping mahasiswa dan juga disampaikan oleh al-ustadz Hadi Sholikhin selaku kepala sekolah MI Muhammadiyah 10 Cumpleng. Selain itu, sambutan juga disampaikan oleh perwakilan mahasiswa STIQSI Sarah Safina An-Najah selaku ketua panitia Daarul Arqom dan Bakti Sosial.

Suasana Pembukaan Daarul Arqom dan Bakti Sosial

Sambil menunggu waktu berbuka puasa tiba, satu per satu dari mahasiswa yang bertugas dalam kegiatan ini memperkenalkan dirinya mulai dari nama, asal dan lain sebagainya. Anak-anak pun  merespon dengan semangat yang membara walaupun mereka sedang berpuasa.

Setelah rentetan acara pembukaan darul arqom telah usai, dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama dan sholat maghrib berjama’ah bersama dengan anak anak MI Muhammadiyah 10 Cumpleng. Dalam suasana berbuka puasa mereka sangat gembira ketika adzan maghrib berkumandang, setelah itu mereka membaca do’a berbuka puasa bersama-sama dan mereka langsung menyantap makanan yang telah disediakan untuk mereka.

Suasana buka puasa bersama

Keesokan harinya pada tanggal 16 April 2022 mereka masuk seperti halnya sekolah biasa. Mereka masuk sekolah dalam suasana Ramadhan, meskipun dalam kondisi berpuasa tidak menjadikan mereka lemas. Mereka menyerap materi yang mahasiswa sampaikan dengan baik. Suasana kelas menjadi lebih meriah ketika mahasiswa memberikan ice breaking disela-sela proses pembelajaran. Karena pada dasarnya anak-anak lebih suka jika bermain sambil belajar.  

Suasana Kegiatan Belajar Mengajar

Sore harinya mereka kembali lagi ke sekolah untuk belajar bersama lagi. Pada kesempatan tersebut mereka diperlihatkan suatu video dan harapannya dari video tersebut anak-anak dapat mengambil pelajaran. Aktivitas-aktivitas seperti itulah yang mereka lakukan selama kegiatan ini. Seluruh materi disampaikan dengan strategi yang menarik sehingga anak-anak mudah menyerap dari apa yang diajarkan.

Di hari kegiatan diisi dengan perlombaan. Pada setiap perlombaan mereka sangat semangat dan kompak, walaupun mereka sedang berpuasa tapi tidak menurunkan semangat mereka dalam mengikuti perlombaan tersebut. Lomba-lomba yang diikuti oleh anak-anak diantaranya: lomba cerdas cermat, lomba adzan, lomba kaligrafi dan lomba estafet ayat. Lomba-lomba tersebut dimulai pagi hari sampai selesai menjelang siang.

Tidak terasa kegiatan Daarul Arqom dan Bakti Sosial ini sudah berada di hari akhir yang menjadikan kita harus mengakhiri kegiatan tersebut. Di akhir darul arqom ini kami membuat pentas seni diisi dengan penampilan anak-anak. Dalam tampilan tersebut ada yang menampilkan taqdimul qissoh, PILDACIL, dan jogging reading. Disela-sela penampilan tersebut kita juga mengumumkan siapa saja yang mendapat juara pada kegiatan darul arqom tersebut. Dengan adanya juara tersebut mereka semakin semangat dan antusias mendengarkan siapa saja yang menjadi juaranya.

Pagi harinya sebelum kita mengakhiri kegiatan tersebut, kita melakukan bakti sosial yakni  membagikan sembako kepada warga setempat yang membutuhkan. Ketika perpisahan tiba, suasana dipenuhi dengan rasa halu dan pilu yang kita rasakan sehingga membuat kita berat hati meninggalkan mereka. Satu persatu dari mereka mulai menumpahkan air matanya dan menginginkan supaya kita tetap bersamanya, tapi tugas kita selama darul arqom sudah selesai dan itu mengharuskan kita untuk berpisah dengan mereka. Anak-anak berserta ibu bapak guru dengan berat hati melepas kita setelah hampir satu minggu kita menemani mereka belajar dan mengajar. Dan akhirnya kita menyelesaikan pengabdian kepada masyarakat ini selama hampir satu minggu.

Penyerahan bingkisan Sembako kepada warga

Harapan dari kegiatan ini, semoga dapat memberikan suatu perubahan yang lebih baik, serta mampu mencetak generasi-generasi penerus bangsa yang cinta Al-qur’an dan mampu menebarkan nilai-nilai keislaman serta menjadikan Rasulullah sebagai teladan. Dan semoga acara akan dapat terlaksana kembali di tahun-tahun berikutnya.  

(Azka Ziadah Az-Zahro)